Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

10 Langkah Menuju Jiwa Sehat

Bookmark and Share

>> 12.13.2010

Kebahagiaan Autentik (Authentik Happines) hanya dirasakan oleh orang yang memiliki jiwa sehat. Tak ubahnya seperti tubuh sehat, jiwa sehat pun harus diraih melalui latihan, kesungguhan, dan disiplin diri.

10 langkah untuk menjadikan jiwa kita sehat dan 10 langkah yang menyebabkan jiwa kita menjadi sakit. Namun problemnya, sangat sulit untuk menyadari akan ‘rasa sakit’ dalam jiwa itu. Tidak seorangpun yang mau dikatakan bahwa jiwanya tidak sehat. Bahkan, pasien yang sudah nyata-nyata divonis mengalami gangguan jiwa berat pun (seperti skrizopania, psikopat, dll) tidak mau mengakui bahwa jiwanya sedang sakit.

10 langkah yang melahirkan kesehatan jiwa terdiri dari:

  1. Membiasakan diri memilih yang benar walaupun sulit.
  2. Menikmati dengan puas dan mensyukuri apa yang dimiliki.
  3. Membiasakan diri untuk berbagi dan peduli, mengubah paradigma dari penerima menjadi pemberi.
  4. Membiasakan diri untuk berfikir dan berzikir.
  5. Membiasakan bekerjasama dan bersinergi.
  6. Belajar melihat hikmah di balik musibah.
  7. Membiasakan diri untuk memberi reaksi positif walaupun terhadap aksi negatif.
  8. Menyebar kasih sayang.
  9. Membersihkan hati dari sampah pergaulan.
  10. Tidak marah kecuali mendidik.
Sementara langkah yang membuat jiwa sakit, terdiri dari:
  1. Membiasakan diri memilih yang enak walaupun salah.
  2. Menempatkan keinginan dan tuntutan di luar batas jangkauan.
  3. Tidak mau berbagi dan tidak peduli.
  4. Tidak suka berolah pikir dan melupakan zikir.
  5. Kebiasaan one man show.
  6. Memandulkan kreativitas spiritual.
  7. Kebiasaan membalas aksi negatif dengan reaksi negatif yang berlebihan.
  8. Kasih sayang hanya tertuju pda diri sendiri.
  9. Mengumpulkan sampah pergaulan dalam hati.
  10. Mengumbar nafsu amarah.
Langkah-langkah di atas, menurut M. Thohir dapat dipakai oleh semua lapisan masyarakat. Menariknya, langkah-langkah yang disebutkan di atas sangat mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih jauh lagi, langkah-langkah itu dapat ditingkatkan menjadi modul-modul untuk sebuah “pelatihan kesehatan jiwa”.


Pengarang: Dr. Muhammad Thohir, SpKJ



Read more...

Read more...

Pisang

Bookmark and Share

>> 3.10.2009

Buah pisang yang sering kita konsumsi ternyata sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan karena mengandung tiga jenis gula alami - Sukrosa, Fruktosa dan Glukosa yang dikombinasikan dgn FIBER, memberikan tambahan sokongan energi yg langsung cukup banyak. Penelitan telah membuktikan bahwa dengan hanya dua buah pisang mendukung energi yang cukup utk kuat selama 90 menit. Tidak heran mengapa pisang merupakan buah nomor satu yang banyak dikonsumsi oleh atlit dunia. Namun bukan hanya energi yg dihasilkan, buah pisang juga dapat menjaga tubuh selalu fit. Dan membantu utk mencegah beberapa penyakit, diperlukan untuk menambah diet harian kita.

Depresi:
Berdasar survey terbaru oleh “MIND” terhadap orang yang mengalami Depresi, banyak yang terbantu setelah mengkonsumsi buah pisang. Oleh karena pisang mengandung Tryptphan, sejenis protein yg diatur tubuh menjadi Serotonin, diketahui dapat membawa efek relax, menambah suasana hati pada umumnya menjadi lebih baik.

PMS (Sindrom yg terjadi pada banyak wanita mulai 2 s/d 14 hari sebelum menstruasi): Lupakan obat-obatan - makanlah buah pisang. Vitamin B6 yg terkandung mengontrol tingkat gloksa darah, yg dapat mempengaruhi kondisi tubuh lebih baik.

Anemia (Kekurangan darah):
Tinggi zat besi, buah pisang dapat merangsang produksi hemoglobin (sel darah merah) dan membantu kasus penyakit ANEMIA

TEKANAN DARAH:
Buah unik tropis ini mengandung zat potassium yg cukup tinggi dan rendah garam, membuat tekanan darah menjadi lebih baik. Dan banyak lagi, sebuah perusahaan Makanan dan Obat-obatan di Amerika Serikat mengklaim buah pisang dapat mengurangi resiko dari tekanan darah tinggi dan penyakit STROKE.

Vitamin/Energi utk OTAK:
200 orang pelajar sekolah di Twickenham (Middlesex) terbantu dalam ujian mereka tahun ini setelah setiap sarapan, istirahat dan makan siang selalu mengkonsumsi buah pisang sebagai pemacu kekuatan berpikir mereka. Penelitian juga memperlihatkan bahwa buah yg disertai zat potassium dapat membantu otot mata menjadi lebih awas.

SEMBELIT:
Tinggi kadar fiber, dapat membantu program diet untuk mengempiskan bagian perut. membantu mengatasi masalah tanpa ber-efek murus-murus.

RASA SAKIT:
Salah satu cara mudah/cepat mengobati rasa sakit adalah dengan membuat campuran buah pisang dengan milkshake, ditambahkan dengan madu. Buah pisang meredakan perut dan dengan bantuan madu dapat meredakan kadar gula, sedangkan susu selain menyegarkan juga membantu proses re-hidrasi sistem tubuh.

SAKIT JANTUNG:
Buah Pisang memiliki zat asam semut (penetral asam) yang alami terhadap tubuh, dan jika anda menderita karena ada bagian yg sakit pada jantung, coba utk makan pisang untuk meringankan rasa sakit tersebut.

Rasa nyeri dipagi hari:
Makan buah pisang setelah sarapan membantu kadar gula anda untuk mengurangi rasa sakit/pegal2 sewaktu bangun pagi.

GIGITAN NYAMUK:
Sebelum menggunakan cream oles anti gigitan serangga, coba olesi bagian yang terkena gigitan tsb dengan bagian dalam kulit pisang. Banyak ditemukan orang yang sukses mengurangii pembengkakan dan iritasi pada bagian kulit yg telah digigit oleh serangga.

URAT SYARAF:
Buah pisang tinggi kadar vitamin B yang membantu menenangkan sistem URAT SYARAF.

KELEBIHAN BERAT BADAN DAN BEBAN PEKERJAAN:
Studi pada Institut Psikologi di Austria menemukan bahwa tekanan pada pekerjaan mendorong kita utk mengkonsumsi (lebih senang memakan) snack, coklat, keripik dsb. Memperhatikan dari 5000 pasien rumah sakit, ditemukan bahwasanya kebanyakan dari kasus obesitas (kegemukan) disebabkan oleh tekanan pekerjaan. Hasil laporan menyimpulkan bahwa untuk menghindari kecanduan makanan tersebut, kita perlu mengendalikan kadar gula darah kita dengan makanan ringan yg tinggi karbohidrat setiap 2 (dua) jam utk menjaga kadar gula tsb stabil.

PENCERNAAN:
Pisang digunakan sebagai makan diet mencegah gangguan pencernaan dikarenakan lembut/halusnya susunan/tekstur dari buah pisang tsb. Hanya buah mentah inilah yg dapat langsung dapat dimakan tanpa harus susah2 mengolahnya. Dan juga menetralisir kelebihan zat asam dan mengurangi iritasi dengan melapisi bagian dalam perut kita.

PENGENDALIAN SUHU:
Banyak pendapat yg menyatakan bahwa buah pisang ini sebagai penyejuk/penyegar yg dapat mengurangi baik secara fisik maupun emosional calon Ibu. Di negara Thailand sbg contoh, wanita hamil memakan pisang utk memastikan bahwa bayi yg akan lahir dengan kondisi SAD yg terkendali ( SAD = gangguan/kecemasan sang calon ibu): Buah pisang membantu penderita SAD karena mengandung Zat alami Tryptophan = asam amino yg mengandung protein utk pertumbuhan dan metabolisme yg normal sbg penghasil niasin (niasin : vitamin A, B utk fungsi normal system syaraf pembuangan)

EROKOK:
Buah pisang dapat membantu orang yg akan berhenti merokok, karena kandungan vitamin B6 dan B12 dan juga kandungan potasium dan magnesium membantu tubuh mencegah efek dari gangguan akibat zat NIKOTIN.

STRES:
Potasium merupakan mineral penting yg dapat menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengendalikan kadar cairan tubuh. Saat kita sedang mengalami STRES (gangguan pikiran yg dapt mengakibatkan gangguan badan), tingkat metabolisme mjd naik, dan karenanya terjadi pengurangan kadar potasium. Ini dapat dikendalikan dengan makanan ringan dari pisang yg kaya dgn kadar potasiumnya STROKE (jenis penyakit yg diakibatkan kehilangan fungsi dari anggota atau bagian lain tubuh saat aliran oksigen dlm darah menuju otak terganggu): Menurut penelitian “Jurnal Medis di New England”, memakan buah pisang adl bagian dari program DIET yg dapat mengurangi resiko kematian akibat STROKE sebanyak 40%.

Oleh karena itu memakan buah pisang merupakan pengobatan yang sehat dan alami utk berbagai penyakit. Saat dibandingkan dengan buah APEL, pisang memiliki 4 kali lipat protein, 2 kali lipat zat karbohidrat, 3 kali lipat fospor, 5 kali lipat vitamin A dan zat besi, 2 kali lipat mineral dan vitamin lain. Juga kaya kadar potasium dan merupakan buah terbaik yg mudah didapat. Mulai sekarang sebaiknya kita mulai rajin mengkomsumsi buah-buahan yang kaya manfaat termasuk buah pisang.


Read more...

Read more...

Be Smarter In One Week

Bookmark and Share

>> 2.18.2009

Setiap orang pasti ingin jadi pribadi yang cerdas dan cepat tanggap pada keadaan. Namun jika kamu merasa tidak masuk golongan tersebut, tak perlu minder, karena kamu bisa meningkatkan kecerdasan hanya dalam waktu seminggu.( apa yaaa bisa....???)

Bermainlah Suduko (puzzle angka khas Jepang), ambil kelas yoga, atau gunakan tangan yang berbeda saat menyikat gigi. Meski tampak sepele, namun latihan sederhana ini bisa meningkatkan kecerdasan sampai sekitar 40 persen hanya dalam waktu seminggu.

Bermain puzzle, berhitung mundur, mengambil rute yang berbeda saat berangkat atau pulang kerja terbukti bisa meningkatkan keterampilan berlatih otak kamu, menurut sebuah studi yang dilansir sky.com. Riset ini dilakukan pada sekitar 15 orang yang sukarela menjadi bagian dari kelompok 'Get Smarter' hanya dalam waktu seminggu.

Sebelumnya para peneliti berharap bisa meningkatkan kecerdasan mereka sampai sekitar 10 persen, namun alangkah mengejutkan setelah riset berakhir, seluruh responden mencatat kenaikan sampai sekitar 40 persen.

Philip Morrow, executive producter BBC Show, mengatakan bahwa sebelumnya IQ hanya disebut sebagai pengukur tingkat intelejensi seseorang, namun para peneliti mengatakan setiap orang bisa meningkatkan kekuatan otak mereka dengan sebuah latihan otak. Seperti sepuluh langkah berikut:

1. Mandi dengan mata terpejam

2. Berjalan, bersepeda dan mencoba alternatif lain untuk berangkat kerja, seperti mencoba naik bus jika selama ini Anda lebih suka bawa kendaraan sendiri.

3. Pilih salah satu kata yang tak populer dari kumpulan kata-kata di kamus, dan pakailah kata-kata tersebut dalam setiap percakapan.

4. Bicaralah dengan orang asing

5. Ambil rute yang berbeda saat berangkat kerja

6. Menghitung mundur

7. Ingat daftar belanjaan Anda

8. Hindari konsumsi alkohol dan kopi dalam jumlah berlebih

9. Sertakan ikan dalam setiap menu makan malam Anda

10. Saat bekerja dengan komputer gunakan mouse dengan tangan yang berbeda, jika selama ini Anda menggunakan mouse dengan tangan kanan, cobalah sekali-kali menggunakannya dengan tangan kiri.

Sederhana bukan? Nah, kini kamu bisa mulai mencoba membiasakan diri melatih otak kamu dengan latihan sederhana. Tak ada salahnya mencoba, siapa tahu latihan kecil ini bisa membuat kamu makin cerdas hari demi hari. wkekekekekek...!!!!!



Read more...

Read more...

Makanan vs Penyakit

Bookmark and Share

>> 1.09.2009

"Jangan kebanyakan garam, nanti darah tinggi!" Itu, kan, yang sering kita dengar? Tapi apa benar begitu? Ada sederet lagi "pantangan" makanan yang kerap didengungkan sebagai sumber penyakit, padahal sebetulnya tidak. Yuk, kita simak!

* Berat Badan Turun dengan Diet Vegetarian
Yang benar, semua tergantung pada berapa banyaknya jumlah yang dimakan secara keseluruhan. Seseorang yang berdiet vegetarian, otomatis mengonsumsi makanan rendah lemak. Namun jika sayuran itu digoreng/ditumis dengan minyak, akan mengandung lemak jauh lebih banyak dibanding yang dipanggang atau ayam yang tanpa kulit.

Kaum vegetarian yang mengandalkan kacang-kacangan dan produk makanan susu berlemak untuk memperoleh proteinnya tetapi tidak memakan buah dan sayur, bisa menghasilkan diet dengan lemak tinggi dibanding mereka yang nonvegetarian tapi mengonsumsi daging/ayam bebas lemak, sayuran yang dikukus, serta buah-buahan segar.

* Kebanyakan Gula Bisa Diabetes?
Pada mereka yang memang mempunyai pembawaan kadar gula darah yang tinggi, gula bisa memperburuk situasi jika pemakaiannya tidak dibatasi dengan baik. Namun seperti halnya garam, tak akan jadi penyakit jika dikonsumsi secara wajar.

Semua makanan yang berlebihan, terutama gula dan lemak, akan mengakibatkan berat badan naik. Kegemukan dapat memacu insulin yang meyebabkan diabetes. Oleh karena itu, dengan diet seimbang ditambah olahraga sedang (30 menit setiap hari) dapat menjauhkan kita dari penyakit tersebut.

* Kebanyakan Garam Menyebabkan Darah Tinggi
Garam sendiri tidak akan menyebabkan seseorang menjadi berpenyakit darah tinggi. Kecuali jika sudah punya masalah dengan tekanan darah (atau didiagnosa sensitif terhadap garam).

Jadi, tidak perlu ekstrem "memusuhi" garam tapi bukan berarti pula boleh memakan semua jenis makanan dengan garam setiap hari.

* Telur Bagus Untuk Kesehatan?
Telur merupakan salah satu sumber protein yang terbaik. Telur juga berkolesterol rendah dibanding yang diperkirakan. Pada umumnya telur mengandung sekitar 210 mg kolesterol.

Hasil penelitian terbaru menunjukkan, makan telur tidak menaikkan kadar kolesterol dalam darah dan karena itu bagi mereka yang sehat serta kadar kolesterol dalam darahnya normal, bisa makan 1-2 butir telur per hari.

* Karbohidrat Menjadi Lemak Di Dalam Tubuh?
Setiap makanan bisa menjadi lemak dalam tubuh, jadi tak hanya makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Karbohidrat, seperti halnya protein, mengandung 4 kalori per gram. Lemak mengandung 9 kalori per gram.

Masalahnya, karbohidrat yang kompleks seperti roti, pasta, nasi, dan kentang, mengandung banyak kalori dan sangat baik jika diganti dengan makanan yang berasal dari biji-bijian yang merupakan sumber energi terbaik bagi mereka yang berdiet.

Read more...

Read more...

Stroke Mengancam Usia Produktif

Bookmark and Share

>> 10.12.2008

Dulu penyakit stroke hanya menyerang kaum lanjut usia (lansia). Seiring dengan berjalannya waktu, kini ada kecenderungan bahwa stroke mengancam usia produktif bahkan di bawah usia 45 tahun. Penyakit stroke pun ternyata bisa menyerang siapa saja tanpa memandang jabatan ataupun tingkatan sosial ekonomi.

Berikut ini beberapa fakta dan ulasan yang perlu Anda ketahui agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman stroke pada usia produktif:
1. Stroke, Pembunuh No.3 di Indonesia
2. Mengenali Jenis - Jenis Stroke
3. Ketahui Faktor Risiko Stroke
4. Membaca Gejala Stroke
5. Mendiagnosis Stroke
6. Penanganan Stroke
7. Masih Ada Harapan Sembuh
8. Lifestyle, si pencetus stroke
9. Expert Review tentang stroke

Stroke, Pembunuh No.3 di Indonesia

Kasus stroke meningkat di negara maju seperti Amerika dimana kegemukan dan junk food telah mewabah. Berdasarkan data statistik di Amerika, setiap tahun terjadi 750.000 kasus stroke baru di Amerika. Dari data tersebut menunjukkan bahwa setiap 45 menit, ada satu orang di Amerika yang terkena serangan stroke.

Menurut Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki), terdapat kecenderungan meningkatnya jumlah penyandang stroke di Indonesia dalam dasawarsa terakhir. Kecenderungannya menyerang generasi muda yang masih produktif. Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga.

Tidak dapat dipungkiri bahwa peningkatan jumlah penderita stroke di Indonesia identik dengan wabah kegemukan akibat pola makan kaya lemak atau kolesterol yang melanda di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia.

Di Indonesia, stroke merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan kanker. Bahkan, menurut survei tahun 2004, stroke merupakan pembunuh no.1 di RS Pemerintah di seluruh penjuru Indonesia.

Diperkirakan ada 500.000 penduduk yang terkena stroke. Dari jumlah tersebut, sepertiganya bisa pulih kembali, sepertiga lainnya mengalami gangguan fungsional ringan sampai sedang dan sepertiga sisanya mengalami gangguan fungsional berat yang mengharuskan penderita terus menerus di kasur.

Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. WHO mendefinisikan bahwa stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak dan bukan oleh yang lain dari itu.


Mengenali Jenis-jenis Stroke

Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu stroke iskemik maupun stroke hemorragik. Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien atau sebesar 83% mengalami stroke jenis ini. Pada stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi.

Pada stroke iskemik, penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Darah ke otak disuplai oleh dua arteria karotis interna dan dua arteri vertebralis. Arteri-arteri ini merupakan cabang dari lengkung aorta jantung.

Suatu ateroma (endapan lemak) bisa terbentuk di dalam pembuluh darah arteri karotis sehingga menyebabkan berkurangnya aliran darah. Keadaan ini sangat serius karena setiap pembuluh darah arteri karotis dalam keadaan normal memberikan darah ke sebagian besar otak. Endapan lemak juga bisa terlepas dari dinding arteri dan mengalir di dalam darah, kemudian menyumbat arteri yang lebih kecil.

Pembuluh darah arteri karotis dan arteri vertebralis beserta percabangannya bisa juga tersumbat karena adanya bekuan darah yang berasal dari tempat lain, misalnya dari jantung atau satu katupnya. Stroke semacam ini disebut emboli serebral (emboli = sumbatan, serebral = pembuluh darah otak) yang paling sering terjadi pada penderita yang baru menjalani pembedahan jantung dan penderita kelainan katup jantung atau gangguan irama jantung (terutama fibrilasi atrium).

Emboli lemak jarang menyebabkan stroke. Emboli lemak terbentuk jika lemak dari sumsum tulang yang pecah dilepaskan ke dalam aliran darah dan akhirnya bergabung di dalam sebuah arteri.

Stroke juga bisa terjadi bila suatu peradangan atau infeksi menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang menuju ke otak. Obat-obatan (misalnya kokain dan amfetamin) juga bisa mempersempit pembuluh darah di otak dan menyebabkan stroke.

Penurunan tekanan darah yang tiba-tiba bisa menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak, yang biasanya menyebabkan seseorang pingsan. Stroke bisa terjadi jika tekanan darah rendahnya sangat berat dan menahun. Hal ini terjadi jika seseorang mengalami kehilangan darah yang banyak karena cedera atau pembedahan, serangan jantung atau irama jantung yang abnormal.

Ketahui Faktor Risiko Stroke

Penyakit atau keadaan yang menyebabkan atau memperparah stroke disebut dengan Faktor Risiko Stroke. Penyakit tersebut di atas antara lain Hipertensi, Penyakit Jantung, Diabetes Mellitus, Hiperlipidemia (peninggian kadar lipid dalam darah). Keadaan yang dapat menyebabkan stroke adalah usia lanjut, obesitas, merokok, suku bangsa (negro/spanyol), jenis kelamin (pria), kurang olah raga.

Membaca Gejala Stroke

Sebagian besar kasus stroke terjadi secara mendadak, sangat cepat dan menyebabkan kerusakan otak dalam beberapa menit (completed stroke). Kemudian stroke menjadi bertambah buruk dalam beberapa jam sampai 1-2 hari akibat bertambah luasnya jaringan otak yang mati (stroke in evolution).

Perkembangan penyakit biasanya (tetapi tidak selalu) diselingi dengan periode stabil, dimana perluasan jaringan yang mati berhenti sementara atau terjadi beberapa perbaikan. Gejala stroke yang muncul pun tergantung dari bagian otak yang terkena.

Membaca isyarat stroke dapat dilakukan dengan mengamati beberapa gejala stroke berikut:

- Kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh.
- Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran.
- Penglihatan ganda.
- Pusing.
- Bicara tidak jelas (rero).
- Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat.
- Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh.
- Pergerakan yang tidak biasa.
- Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih.
- Ketidakseimbangan dan terjatuh.
- Pingsan.

Kelainan neurologis yang terjadi akibat serangan stroke bisa lebih berat atau lebih luas, berhubungan dengan koma atau stupor dan sifatnya menetap. Selain itu, stroke bisa menyebabkan depresi atau ketidakmampuan untuk mengendalikan emosi.

Stroke juga bisa menyebabkan edema atau pembengkakan otak. Hal ini berbahaya karena ruang dalam tengkorak sangat terbatas. Tekanan yang timbul bisa lebih jauh merusak jaringan otak dan memperburuk kelainan neurologis, meskipun strokenya sendiri tidak bertambah luas.

Mendiagnosis Stroke

Diagnosis stroke biasanya ditegakkan berdasarkan perjalanan penyakit dan hasil pemeriksaan fisik. Pemeriksaan fisik dapat membantu menentukan lokasi kerusakan pada otak. Ada dua jenis teknik pemeriksaan imaging (pencitraan) untuk mengevaluasi kasus stroke atau penyakit pembuluh darah otak (Cerebrovascular Disease/CVD), yaitu Computed Tomography (CT scan) dan Magnetic Resonance Imaging (MRI).

CT scan diketahui sebagai pendeteksi imaging yang paling mudah, cepat dan relatif murah untuk kasus stroke. Namun dalam beberapa hal, CT scan kurang sensitif dibanding dengan MRI, misalnya pada kasus stroke hiperakut.

Untuk memperkuat diagnosis biasanya dilakukan pemeriksaan CT scan atau MRI. Kedua pemeriksaan tersebut juga bisa membantu menentukan penyebab dari stroke, apakah perdarahan atau tumor otak. Kadang dilakukan angiografi yaitu penentuan susunan pembuluh darah/getah bening melalui kapilaroskopi atau fluoroskopi.

Penanganan Stroke

Jika mengalami serangan stroke, segera dilakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah penyebabnya bekuan darah atau perdarahan yang tidak bisa diatasi dengan obat penghancur bekuan darah.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kelumpuhan dan gejala lainnya bisa dicegah atau dipulihkan jika recombinant tissue plasminogen activator (RTPA) atau streptokinase yang berfungsi menghancurkan bekuan darah diberikan dalam waktu 3 jam setelah timbulnya stroke.

Antikoagulan juga biasanya tidak diberikan kepada penderita tekanan darah tinggi dan tidak pernah diberikan kepada penderita dengan perdarahan otak karena akan menambah risiko terjadinya perdarahan ke dalam otak.

Penderita stroke biasanya diberikan oksigen dan dipasang infus untuk memasukkan cairan dan zat makanan. Pada stroke in evolution diberikan antikoagulan (misalnya heparin), tetapi obat ini tidak diberikan jika telah terjadi completed stroke.

Pada completed stroke, beberapa jaringan otak telah mati. Memperbaiki aliran darah ke daerah tersebut tidak akan dapat mengembalikan fungsinya. Karena itu biasanya tidak dilakukan pembedahan.

Pengangkatan sumbatan pembuluh darah yang dilakukan setelah stroke ringan atau transient ischemic attack, ternyata bisa mengurangi risiko terjadinya stroke di masa yang akan datang. Sekitar 24,5% pasien mengalami stroke berulang.

Untuk mengurangi pembengkakan dan tekanan di dalam otak pada penderita stroke akut, biasanya diberikan manitol atau kortikosteroid. Penderita stroke yang sangat berat mungkin memerlukan respirator (alat bantu bernapas) untuk mempertahankan pernafasan yang adekuat. Di samping itu, perlu perhatian khusus kepada fungsi kandung kemih, saluran pencernaan dan kulit (untuk mencegah timbulnya luka di kulit karena penekanan).

Stroke biasanya tidak berdiri sendiri, sehingga bila ada kelainan fisiologis yang menyertai harus diobati misalnya gagal jantung, irama jantung yang tidak teratur, tekanan darah tinggi dan infeksi paru-paru. Setelah serangan stroke, biasanya terjadi perubahan suasana hati (terutama depresi), yang bisa diatasi dengan obat-obatan atau terapi psikis.

Masih Ada Harapan Untuk Sembuh

Ada sekitar 30%-40% penderita stroke yang masih dapat sembuh secara sempurna asalkan ditangani dalam jangka waktu 6 jam atau kurang dari itu. Hal ini penting agar penderita tidak mengalami kecacatan. Kalaupun ada gejala sisa seperti jalannya pincang atau berbicaranya pelo, namun gejala sisa ini masih bisa disembuhkan.

Sayangnya, sebagian besar penderita stroke baru datang ke rumah sakit 48-72 jam setelah terjadinya serangan. Bila demikian, tindakan yang perlu dilakukan adalah pemulihan. Tindakan pemulihan ini penting untuk mengurangi komplikasi akibat stroke dan berupaya mengembalikan keadaan penderita kembali normal seperti sebelum serangan stroke.

Upaya untuk memulihkan kondisi kesehatan penderita stroke sebaiknya dilakukan secepat mungkin, idealnya dimulai 4-5 hari setelah kondisi pasien stabil. Tiap pasien membutuhkan penanganan yang berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan pasien. Proses ini membutuhkan waktu sekitar 6-12 bulan.

Life style, Pencetus Stroke Usia Produktif


Usia merupakan faktor risiko stroke, semakin tua usia maka risiko terkena strokenya pun semakin tinggi. Namun, sekarang kaum usia produktif perlu waspada terhadap ancaman stroke. Pada usia produktif, stroke dapat menyerang terutama pada mereka yang gemar mengkonsumsi makanan berlemak dan narkoba (walau belum memiliki angka yang pasti).

Life style alias gaya hidup selalu menjadi kambing hitam berbagai penyakit yang menyerang usia produktif. Generasi muda sering menerapkan pola makan yang tidak sehat dengan seringnya mengkonsumsi makanan siap saji yang sarat dengan lemak dan kolesterol tapi rendah serat.

Generasi muda yang perjalanan hidupnya masih panjang untuk mampu berkiprah dan bersaing dengan sumber daya manusia lain dari luar negeri. Kecacatan yang mereka sandang akibat serangan stroke, bukan hanya menjadi beban keluarga, tapi juga beban masyarakat secara umum.

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Selagi stroke masih bisa dicegah, kenapa tidak mencoba?

Pertama, dengan menjalankan perilaku hidup sehat sejak dini. Kedua, pengendalian faktor-faktor risiko secara optimal harus dijalankan. Ketiga, melakukan medical check up secara rutin dan berkala dan si pasien harus mengenali tanda-tanda dini stroke.

Untuk mencegah "the silent killer" ini maka seseorang dianjurkan untuk mengurangi rokok, melakukan olah raga teratur, membatasi minuman beralkohol, dan menghindari stres berlebihan.


Read more...

Read more...

Sakit Maag Puasa Sembuh....?

Bookmark and Share

>> 9.21.2008

BANYAK pertanyaan yang muncul seputar penyakit maag dan puasa. Bolehkah penderita penyakit tersebut berpuasa? Selain itu, makanan apa saja yang dianjurkan dan yang tidak bagi penderita sakit maag ketika berpuasa di bulan Ramadan? Yang jelas, ada penderita yang bisa sembuh karena berpuasa.

Ramadan merupakan ajang pengendalian diri terhadap segala nafsu yang dapat menjerumuskan kita ke keadaan tidak terpuji. Salah satu dari nafsu tersebut adalah makan berlebihan dan tak terkendali.

Apa jadinya jika keinginan untuk mengonsumsi makanan enak dalam jumlah berlebih telah menguasai jiwa kita? Obesitas dan berbagai penyakit degeneratif adalah dampak utama dari lemahnya sistem pengendalian diri terhadap godaan makan.

Banyaknya perintah mengenai makan yang tertuang di dalam Alquran (tidak kurang dari 28 kali) menunjukkan bahwa makanan dan pola makan merupakan hal yang sangat penting dan menentukan kesehatan seseorang. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa perut sebaiknya diisi sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya untuk udara pernapasan.

Dengan demikian, seorang muslim dianjurkan untuk makan jika sudah lapar dan berhenti sebelum kenyang. Konsep berhenti makan sebelum kenyang juga sejalan dengan Surat Al A'raf ayat 31 yang berbunyi, "Makan dan minumlah, tapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan."


Makan secara berlebihan hingga perut sesak tidak diperkenankan dalam Islam. Seperti dikatakan oleh Al-Gazali, keadaan kenyang mengajak kepada bergeloranya syahwat-syahwat rendah dan menggerakkan berbagai penyakit di dalam tubuh.

Rasulullah SAW pernah bersabda, "Perut itu adalah rumah segala penyakit. Membatasi atau menjaga makan adalah awal dari pengobatan, sedangkan permulaan segala penyakit adalah mengisi perut berlebih-lebihan."

Partial Fasting

Puasa Ramadhan sebagai wujud ketakwaan kepada Allah SWT hukumnya adalah wajib bagi setiap umat beriman. Dalam pelaksanaannya, sering timbul berbagai pertanyaan menyangkut bagaimana dampak puasa terhadap keadaan gizi seseorang? Gizi apa saja yang perlu diperhatikan selama bulan puasa? Lalu, bagaimana hubungan puasa dengan kesehatan?

Puasa sebagaimana dilakukan oleh umat Islam tergolong sebagai partial fasting, yaitu puasa yang hanya berlangsung sekitar 13 jam. Menyegerakan berbuka puasa saat azan magrib tiba, serta menunda sahur hingga mendekati waktu imsak, merupakan strategi puasa yang diajarkan Rasulullah untuk mengurangi dampak kelaparan yang berkepanjangan terhadap sistem metabolisme tubuh. Puasa Ramadan sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyakiti tubuh, melainkan untuk mendapatkan kesehatan.

Dalam bidang ilmiah dikenal juga istilah prolonged fasting, yaitu puasa yang dilakukan secara terus-menerus selama beberapa hari. Puasa ini dilakukan untuk mengetahui daya tahan seseorang setelah beberapa hari tidak makan, kecuali minum, serta akibatnya terhadap beberapa karakteristik kesehatan tubuh.

Dalam partial fasting atau puasa Ramadan sebenarnya terjadi perubahan pola makan, dari semula tiga kali menjadi hanya dua kali sehari dengan jadwal yang juga berubah. Diperkirakan perubahan frekuensi makan ini secara kuantitatif akan menurunkan jumlah zat gizi yang masuk ke dalam tubuh.

Oleh karena itu, dalam seminggu pertama umumnya akan terjadi penurunan berat badan karena tubuh belum terbiasa dengan pola makan yang baru. Dalam minggu-minggu berikutnya tubuh akan beradaptasi terhadap segala perubahan yang ada.

Sakit Maag

Bagi penderita sakit maag, sebelum berpuasa sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Sebagaimana diketahui, sakit maag memiliki tahapan-tahapan. Apabila tahapannya sudah kronis dan gawat, berpuasa mungkin tidak dianjurkan.

Sakit maag adalah penyakit yang menyerang alat pencernaan, baik lambung, usus, maupun kerongkongan. Gejala-gejala sakit maag adalah rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan, sakit pada ulu hati, mual, muntah, kembung, cepat kenyang, dan nafsu makan berkurang.

Pada kasus tertentu, ciri-cirinya sakit di bagian perut hingga serasa menusuk ke belakang, di malam hari. Sakit maag juga kadang ditandai oleh rasa nyeri yang cepat datang dan pergi, misalnya setelah makan sedikit rasa nyeri hilang, tapi sebentar kemudian kambuh lagi.

Dua jenis kelainan pada maag yang dapat menyebabkan penyakit adalah dispepsia fungsional dan organik. Dispepsia fungsional hanya ditandai oleh kelainan minimal, seperti kemerahan pada alat pencernaan.

Kelainan organik memiliki gejala-gejala yang lebih parah, yaitu berupa luka dalam di lambung, usus besar, atau kerongkongan. Pada tahap yang lebih akut, kelainan organik terkadang juga disertai polip serta tanda-tanda keganasan.

Tingkat keparahan maag tidak dapat dideteksi hanya dengan mengamati gejalanya. Hal ini disebabkan oleh sensitivitas dan psikis yang dimiliki setiap orang berbeda. Ada beberapa orang yang lambungnya hanya kemerahan sedikit saja, tapi merasakan sakit yang luar biasa. Sebaliknya, ada yang tetap dapat bekerja dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa, padahal lambungnya telah terluka parah.

Kelainan pada alat pencernaan hanya bisa dilihat dengan cara endoskopi (teropong saluran pencernaan atas). Dari pemeriksaan ini akan terlihat apakah alat pencernaan menderita luka atau tidak.

Orang yang mengonsumsi obat rematik selama lebih dari sebulan biasanya juga tidak menyadari kalau lambungnya luka parah. Gangguan baru disadari setelah ia mengalami pendarahan. Dalam keadaan normal, ada keseimbangan antara faktor agresif yang merusak lambung dan defensif yang melindungi lambung. Obat rematik umumnya menyebabkan penipisan dinding lambung, yang akan mengganggu keseimbangan dua faktor tadi.

Justru Menyehatkan

Tidak ada keraguan bahwa puasa itu menyehatkan bagi tubuh kita. Sebagaimana dinyatakan dalam surat Al-Baqarah 184, "Berpuasa lebih baik bagimu." Rasulullah SAW juga pernah bersabda, "Shumu thasiku," yang berarti puasalah niscaya kamu sehat.

Selama puasa, pola makan akan berubah karena hanya diperbolehkan makan saat pagi dan menjelang malam hari. Lambung dibiarkan kosong selama sekitar 13 jam. Umumnya tubuh memerlukan waktu 3-5 hari untuk beradaptasi dengan pola makan yang baru tersebut.

Meskipun lambung kosong sekitar belasan jam, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tubuh akan tetap memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas. Energi tersebut berasal dari cadangan energi berupa lemak dan glikogen yang tersimpan di bawah kulit.

Masalah yang mungkin terjadi adalah saat lambung kosong, pengeluaran asam lambung dan gas akan semakin meningkat. Meskipun demikian, hal ini tidak akan berlangsung terus-menerus. Pada penderita sakit maag yang memiliki kelainan organik dan tidak mengonsumsi obat, puasa cenderung akan membuat maag semakin parah. Hal ini disebabkan oleh adanya luka-luka dalam yang sudah parah dan telah berlangsung cukup lama.

Untuk penderita kelainan organik, obat maag yang sering dianjurkan adalah obat antiasam. Obat ini mampu menekan produksi asam lambung hingga 12 - 24 jam, tapi obat ini hanya didapat dengan resep dokter.

Obat maag yang dijual bebas adalah obat penetral asam, yang hanya mampu menetralkan asam selama sekitar 6 jam, sehingga gejala maag akan timbul setelah terlampauinya selang waktu tersebut. Obat antiasam juga dianjurkan untuk penderita maag akibat stres.

Keadaan akan sangat berbeda terhadap penderita sakit maag yang memiliki kelainan fungsional. Umumnya sakit maag jenis ini justru sembuh dan membaik dengan berpuasa. Hal ini disebabkan pola makan yang menjadi lebih teratur saat berpuasa dan berkurangnya konsumsi makanan yang mengandung gas.

Hindari Kopi dan yang Mengandung Gas

Untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan makanan selama berpuasa, sebaiknya saat sahur, orang yang berpuasa mengonsumsi makanan sebanyak 30-40 kkal/kilogram berat badan. Jika Anda memiliki berat badan 60 kg, artinya paling tidak Anda mengonsumsi 1.800 – 2.400 kkal.

Pilihan makanan pun harus diperhatikan. Ada beberapa makanan yang patut dihindari bagi penderita sakit maag yang ingin berpuasa. Makanan-makanan tersebut di antaranya adalah:

1. Makanan atau minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung seperti kopi, minuman beralkohol 5-20 persen, anggur putih, sari buah jeruk, dan susu. Orang yang biasa minum kopi sebaiknya sudah mulai puasa minum kopi, jauh sebelum hari puasa dimulai. Pasalnya, kopi memiliki efek candu yang menyebabkan adanya perubahan pada kondisi tubuh.

2. Makanan yang mengandung gas, seperti makanan berlemak, sayuran tertentu seperti sawi dan kol, nangka, pisang ambon, kedondong, buah yang dikeringkan, ubi jalar, dan minuman bersoda.

3. Makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung, seperti makanan berlemak, kue tart, dan keju.
4. Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah, antara lain alkohol, cokelat, makanan tinggi lemak, dan gorengan. Selain itu, ada beberapa sumber karbohidrat yang harus dihindari penderita sakit maag, antara lain beras ketan, mi, bihun, bulgur, jagung, talas, serta dodol.

Tidur 2 Jam Setelah Sahur

Untuk berbuka puasa umumnya kita memulai dengan makanan yang manis-manis, mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW. Tujuannya, agar tubuh segera mendapatkan glukosa untuk menormalkan posisi gula darah yang telah menurun selama 14 jam berpuasa.

Menu pembuka dapat berupa sirop manis, teh manis, aneka kolak, kurma, serta berbagai makanan jajanan. Makanan dan minuman manis sangat mudah dicerna. Dua jam saja prosesnya sudah selesai. Selain itu juga membuat segar.

Tetap melakukan latihan fisik secara teratur sesuai kemampuan. Latihan fisik yang cukup dan teratur akan membuat tubuh menjadi bugar dan sehat. Selain itu, olahraga juga dapat menghindarkan diri terhadap stres. Kondisi mental sangat erat hubungannya dengan kondisi pencernaan. Paling tidak, dengan latihan fisik, ada pelemasan otot tubuh.

Olahraga sebaiknya dilakukan menjelang berbuka puasa. Pilih juga olahraga yang tidak menguras banyak keringat karena bisa menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit dalam jumlah banyak.

Tidur setelah dua jam sahur. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari naiknya asam lambung ke kerongkongan. Saat itu lambung masih berisi makanan. Makanan bisa lancar turun ke saluran pencernaan apabila tubuh berada dalam posisi tegak.

Dalam posisi tidur, makanan akan sulit turun dan dikhawatirkan asam lambung akan naik ke kerongkongan. Ini akan menyebabkan iritasi pada pasien yang punya kelainan pada klep kerongkongannya.(kompas)


Read more...

Read more...