Makanan vs Penyakit

Bookmark and Share

>> 1.09.2009

"Jangan kebanyakan garam, nanti darah tinggi!" Itu, kan, yang sering kita dengar? Tapi apa benar begitu? Ada sederet lagi "pantangan" makanan yang kerap didengungkan sebagai sumber penyakit, padahal sebetulnya tidak. Yuk, kita simak!

* Berat Badan Turun dengan Diet Vegetarian
Yang benar, semua tergantung pada berapa banyaknya jumlah yang dimakan secara keseluruhan. Seseorang yang berdiet vegetarian, otomatis mengonsumsi makanan rendah lemak. Namun jika sayuran itu digoreng/ditumis dengan minyak, akan mengandung lemak jauh lebih banyak dibanding yang dipanggang atau ayam yang tanpa kulit.

Kaum vegetarian yang mengandalkan kacang-kacangan dan produk makanan susu berlemak untuk memperoleh proteinnya tetapi tidak memakan buah dan sayur, bisa menghasilkan diet dengan lemak tinggi dibanding mereka yang nonvegetarian tapi mengonsumsi daging/ayam bebas lemak, sayuran yang dikukus, serta buah-buahan segar.

* Kebanyakan Gula Bisa Diabetes?
Pada mereka yang memang mempunyai pembawaan kadar gula darah yang tinggi, gula bisa memperburuk situasi jika pemakaiannya tidak dibatasi dengan baik. Namun seperti halnya garam, tak akan jadi penyakit jika dikonsumsi secara wajar.

Semua makanan yang berlebihan, terutama gula dan lemak, akan mengakibatkan berat badan naik. Kegemukan dapat memacu insulin yang meyebabkan diabetes. Oleh karena itu, dengan diet seimbang ditambah olahraga sedang (30 menit setiap hari) dapat menjauhkan kita dari penyakit tersebut.

* Kebanyakan Garam Menyebabkan Darah Tinggi
Garam sendiri tidak akan menyebabkan seseorang menjadi berpenyakit darah tinggi. Kecuali jika sudah punya masalah dengan tekanan darah (atau didiagnosa sensitif terhadap garam).

Jadi, tidak perlu ekstrem "memusuhi" garam tapi bukan berarti pula boleh memakan semua jenis makanan dengan garam setiap hari.

* Telur Bagus Untuk Kesehatan?
Telur merupakan salah satu sumber protein yang terbaik. Telur juga berkolesterol rendah dibanding yang diperkirakan. Pada umumnya telur mengandung sekitar 210 mg kolesterol.

Hasil penelitian terbaru menunjukkan, makan telur tidak menaikkan kadar kolesterol dalam darah dan karena itu bagi mereka yang sehat serta kadar kolesterol dalam darahnya normal, bisa makan 1-2 butir telur per hari.

* Karbohidrat Menjadi Lemak Di Dalam Tubuh?
Setiap makanan bisa menjadi lemak dalam tubuh, jadi tak hanya makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Karbohidrat, seperti halnya protein, mengandung 4 kalori per gram. Lemak mengandung 9 kalori per gram.

Masalahnya, karbohidrat yang kompleks seperti roti, pasta, nasi, dan kentang, mengandung banyak kalori dan sangat baik jika diganti dengan makanan yang berasal dari biji-bijian yang merupakan sumber energi terbaik bagi mereka yang berdiet.

32 komentar:

Posting Komentar