Life

Bookmark and Share

>> 2.25.2009


We will get what we want, only when we're ready for it


Kita hanya akan mendapatkan apa yang kita inginkan, di saat
kita benar-benar siap untuk menerimanya "

Quote tersebut menjelaskan mengapa seorang anak yang sangat
menginginkan sekantung penuh permen dan es krim, biasanya tidak pernah
mendapatkannya, demikian pula dengan orang dewasa yang menginginkan
mobil sport terbaru, rumah mewah di kawasan elite, dan deposito miliaran
rupiah, seringkali tidak mendapatkannya di masa mereka sangat
menginginkannya.

Alasannya sangat sederhana, karena alam menganggap apa yang diinginkan
tersebut belum saatnya diberikan pada seseorang, semata karena mereka
belum siap. Bagai anak tadi, pada usia 5 tahun, apa yang akan terjadi bila ia
mendapatkan permen dan es krim sebanyak yang ia mau.. sebaliknya, alam
mengijinkan orang dewasa untuk mendapatkan permen dan es krim sebanyak
yang mereka mau, bila mereka menginginkannya.. karena sebagai orang
dewasa, telah mengetahui dampak baik dan buruk dari apa yang diinginkannya.

Jadi bila kita belum mendapatkan apa yang kita inginkan, maka introspeksilah
barang sejenak, sadari apakah kita memang belum siap untuk mendapatkan
apa yang kita inginkan tersebut dan mengapa kita belum siap. Namun hal ini
bukanlah menjadi alasan untuk berhenti berusaha, karena seseorang tetap
harus berusaha agar apa yang layak diterima, dapat diperoleh pada saat yang
tepat dimana kita siap untuk mendapatkannya.


Best Regards,

Read more...

Read more...

Be Smarter In One Week

Bookmark and Share

>> 2.18.2009

Setiap orang pasti ingin jadi pribadi yang cerdas dan cepat tanggap pada keadaan. Namun jika kamu merasa tidak masuk golongan tersebut, tak perlu minder, karena kamu bisa meningkatkan kecerdasan hanya dalam waktu seminggu.( apa yaaa bisa....???)

Bermainlah Suduko (puzzle angka khas Jepang), ambil kelas yoga, atau gunakan tangan yang berbeda saat menyikat gigi. Meski tampak sepele, namun latihan sederhana ini bisa meningkatkan kecerdasan sampai sekitar 40 persen hanya dalam waktu seminggu.

Bermain puzzle, berhitung mundur, mengambil rute yang berbeda saat berangkat atau pulang kerja terbukti bisa meningkatkan keterampilan berlatih otak kamu, menurut sebuah studi yang dilansir sky.com. Riset ini dilakukan pada sekitar 15 orang yang sukarela menjadi bagian dari kelompok 'Get Smarter' hanya dalam waktu seminggu.

Sebelumnya para peneliti berharap bisa meningkatkan kecerdasan mereka sampai sekitar 10 persen, namun alangkah mengejutkan setelah riset berakhir, seluruh responden mencatat kenaikan sampai sekitar 40 persen.

Philip Morrow, executive producter BBC Show, mengatakan bahwa sebelumnya IQ hanya disebut sebagai pengukur tingkat intelejensi seseorang, namun para peneliti mengatakan setiap orang bisa meningkatkan kekuatan otak mereka dengan sebuah latihan otak. Seperti sepuluh langkah berikut:

1. Mandi dengan mata terpejam

2. Berjalan, bersepeda dan mencoba alternatif lain untuk berangkat kerja, seperti mencoba naik bus jika selama ini Anda lebih suka bawa kendaraan sendiri.

3. Pilih salah satu kata yang tak populer dari kumpulan kata-kata di kamus, dan pakailah kata-kata tersebut dalam setiap percakapan.

4. Bicaralah dengan orang asing

5. Ambil rute yang berbeda saat berangkat kerja

6. Menghitung mundur

7. Ingat daftar belanjaan Anda

8. Hindari konsumsi alkohol dan kopi dalam jumlah berlebih

9. Sertakan ikan dalam setiap menu makan malam Anda

10. Saat bekerja dengan komputer gunakan mouse dengan tangan yang berbeda, jika selama ini Anda menggunakan mouse dengan tangan kanan, cobalah sekali-kali menggunakannya dengan tangan kiri.

Sederhana bukan? Nah, kini kamu bisa mulai mencoba membiasakan diri melatih otak kamu dengan latihan sederhana. Tak ada salahnya mencoba, siapa tahu latihan kecil ini bisa membuat kamu makin cerdas hari demi hari. wkekekekekek...!!!!!



Read more...

Read more...

Melongok Kehidupan Suku Baduy

Bookmark and Share

>> 2.10.2009

Provinsi Banten memiliki masyarakat tradisional yang masih memegang teguh adat tradisi yaitu Suku Baduy. Suku Baduy mendiami kawasan Pegunungan Keundeng, tepatnya di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.
Masyarakat Baduy memiliki tanah adat kurang lebih sekitar 5.108 hektar yang terletak
di Pegunungan Keundeng. Mereka memiliki prinsip hidup cinta damai, tidak mau berkonflik dan taat pada tradisi lama serta hukum adat.

Kadang kala suku Baduy juga menyebut dirinya sebagai orang Kanekes, karena berada di Desa Kanekes. Mereka berada di wilayah Kecamatan Leuwidamar. Perkampungan mereka berada di sekitar aliran sungai Ciujung dan Cikanekes di Pegunungan Keundeng. Atau sekitar 172 km sebelah barat ibukota Jakarta dan 65 km sebelah selatan ibu kota Serang.

Masyarakat suku Baduy sendiri terbagi dalam dua kelompok. Kelompok terbesar disebut dengan Baduy Luar atau Urang Panamping yang tinggal disebelah utara Kanekes. Mereka berjumlah sekitar 7 ribuan yang menempati 28 kampung dan 8 anak kampung. Sementara di bagian selatannya dihuni masyarakat Baduy Dalam atau Urang Tangtu. Diperkirakan mereka berjumlah 800an orang yang tersebar di Kampung Cikeusik, Cibeo dan Cikartawana.

Kedua kelompok ini memang memiliki ciri yang beda. Bila Baduy Dalam menyebut Baduy Luar dengan sebutan Urang Kaluaran, sebaliknya Badui Luar menyebut Badui Dalam dengan panggilan Urang Girang atau Urang Kejeroan. Ciri lainnya, pakaian yang biasa dikenakan Baduy Dalam lebih didominasi berwarna putih-putih. Sedangkan, Baduy Luar lebih banyak mengenakan pakaian hitam dengan ikat kepala bercorak batik warna biru.


Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, masyarakat yang memiliki konsep inti kesederhanaan ini belum pernah mengharapkan bantuan dari luar. Mereka secara mandiri dengan cara bercocok tanam dan berladang. Selain itu mereka menjual hasil kerajinan seperti Koja dan Jarog(tas yang terbuat dari kulit kayu), tenunan berupa selendang, baju, celana, ikat kepala, sarung, golok, parang dan berburu.

Masyarakat Baduy sangat taat pada pimpinan yang tertinggi yang disebut Puun. Puun ini bertugas sebagai pengendali hukum adat dan tatanan kehidupan masyarakat yang menganut ajaran Sunda Wiwitan peninggalan nenek moyangnya. Setiap kampung di Baduy Dalam dipimpin oleh seorang Puun, yang tidak boleh meninggalkan kampungnya. Pucuk pimpinan adat dipimpin oleh Puun Tri Tunggal, yaitu Puun Sadi di Kampung Cikeusik, Puun Janteu
di Kampung Cibeo dan Puun Kiteu di Cikartawana.

Sedangkan wakilnya pimpinan adat ini disebut Jaro Tangtu yang berfungsi sebagai juru bicara dengan pemerintahan desa, pemerintah daerah atau pemerintah pusat. Di Baduy Luar sendiri mengenal sistem pemerintahan kepala desa yang disebut Jaro Pamerentah yang dibantu Jaro Tanggungan, Tanggungan dan Baris Kokolot.

Keberadaan masyarakat Baduy sendiri sering dikaitkan dengan Kerajaan Sunda (Pajajaran) di abad 15 dan 16. Saat itu, kerajaan Pajajaran yang berlokasi di Bogor memiliki pelabuhan dagang besar di Banten, termasuk alamnya perlu diamankan. Nah, tugas pengamanan ini dilakukan oleh pasukan khusus untuk mengelola kawasan berhutan lebat dan berbukit di wilayah Gunung Kendeng tersebut. Keberadaan pasukan ini yang diyakini sebagai cikal bakal suku Baduy.

Ada pula yang mempercayai awal kebedaraan suku Baduy, merupakan sisa-sisa pasukan Pajajaran yang setia pada Prabu Siliwangi. Mereka melarikan diri dari kejaran pasukan Sultan Banten dan Cirebon. Namun pada akhirnya, mereka dilindungi Kesultanan Banten dan diberi otonomi khusus.


Read more...

Read more...

Sederhana dan Rasional

Bookmark and Share

>> 2.07.2009

Hari ini aku janjian bertemu dengan teman lamaku dicafe disalah satu Mal, 'Long time no see' dengan temanku yang satu ini.
Hai...halo...apa kabar...? baik, duh tambah cantik ya kamu... jawabku...
Sekilas aku mengamati penampilan Cherry, nama temanku itu cherry, kemeja Zara, rok Mango, sepatu Zara, tas branded, dan yang terakhir hand phone Blackberry.
Li, kamu punya Blackberry ya..? tanya cherry, kemudian aku menggeleng " ngak kok cher.." loh, kok facebook kamu selalu update kalo malem, Oh itu toh pangkalnya…segera aku bilang kalau dirumahku tersedia koneksi internet. Aku dan Cherry walaupun sudah lama tidak bertemu tapi kami selalu berhubungan via internet, kebetulan di kantorku juga tersedia koneksi internet.

Setelah 2 jam kami mengobrol aku pamit pulang. Disepanjang perjalananku pulang aku teringat pertanyaan cherry tadi, pertanyaan tadi membuat aku termangu...Blackberry..?
Ditempat aku bekerja hanya aku yang tidak menggunakan Blackberry. Apa harus aku menggantikan Nokia buruk aku dengan Blackberry agar nge Trend..? jawabku TIDAK.Dizaman susah begini kok ngikuti TREND...!!!!

Kalau aku memaksakan diri beli Blackberry apa yang terjadi..? cicilan bertambah dan sudah tentu ada pos pos yang dikurangi. Rasanya egois memanjakan gengsi semata sedangkan aku masih mempunyai tanggung jawab yang tidak kalah penting.
Mengingat gaji aku yang sudah ada alokasinya masing masing, untuk belanja bulanan, listrik, internet, cicilan kartu kredit, asuransi jiwa, gaji pembantu, gas..duhh banyak banget..!! dan yang terpenting syukur alhamdulillah masih bisa memberikan uang untuk orang tuaku.
Keikhlasan untuk melepaskan kesenangan-kesenangan pribadi untuk kebutuhan yang lebih penting memang berat. Aku bersyukur karena gaya hidup yang aku pilih itulah yang terbaik buatku. Sederhana namun cukup rasional.


Read more...

Read more...